LANDASAN DAN ASAS-ASAS PENDIDIKAN
Arti pendidikan:
1. Pendidikan berwujud system
Pendidikan sebagai keseluruhan gagasan terpadu yang mengatur usaha-usaha sadar untuk membina seseorang mencapai harkat kemanusiaan secara utuh.
2. Pendidikan berwujud proses
Pendidikan sebagia pelaksanaan usaha-usaha untuk mencapai tujuan tertentu dalam rangka mencapai harkat kemanusaiaan seseorang secara utuh.
3. Pendidikan berwujud hasil
Pendidikan sebagai suatu yang telah dicapai setelah proses pendidikan berlangsung.
Landasan pendidikan:
1. Landasan filosofis pendidikan
Landasan filosofis merupakan landasan berupa pandangan hidup. Dalan hal ini yang menjadi landasan filosofis pendidikan pendidikan di Indonesia adalah pancasila.
2. Landasan sosiologis pendidikan
Landasan pendidikan dilihat dari proses sosialisasi yang terjadi di masyarakat dimana pendidikan itu terjadi.
3. Landasan cultural pendidikan
Pendidikan yang didasarkan pada budaya yang berkembang dimasyarakat tempat pendidikan itu terjadi.
4. Landasan psikologis pendidikan
Pendidikan harus didasarkan pada psikologi peserta didik dan pendidiknya.
5. Landasan ilmiah dan teknologis pendidikan.
Pendidikan dimaksudkan untuk membekali peserta didik agar dapat menegmbangkan iptek (science, engineering, dan teknologi)
Landasan pendidikan di Indonesia:
1. Landasan ideal : Pancasila
2. Landasan konstitusional : UUD 1945
3. Landasan operasional : GBHN & UUSPN
Asas-asas pelaksanaan pendidikan nasional di Indonesia:
1. Asas semesta, menyeluruh dan terpadu.
2. Asas pendidikan seumur hidup.
3. Asas tanggunga jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah.
4. Asas pendidikan berlangsung dalam lingkungan rumah tangga, sekolah, dan masyarakat.
5. Asas keselarasan dan keterpaduan dengan ketahanan nasional dan wawasan nusantara.
6. Asas bhinneka tunggal ika.
7. Asas keselarasan, keserasian, dan keseimbangan.
8. Asas manfaat, adil, dan merata.
9. Asas “ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani.
10. Asas mobilitas, efisiensi, dan efektifitas.
11. Asas kepastian hukum.
Cari Blog Ini
Jumat, 28 Oktober 2011
PENGGOLONGAN AKUN
PENGGOLONGAN AKUN
1.AKUN RIIL (AKUN DALAM NERACA)
a.HARTA /aktiva (asset)
1)Harta lancer (current asset)
•Kas (cash)
•Surat-surat berharga (marketable securities)
•Piutang wesel (notes receivable)
•Piutang usaha (account receivable
•Persediaan barang dagangan (merchandise inventory)
•Perlengkapan (supplies)
•Beban dibayar di muka (prepaid expenses)
•Pendapatan yang masih harus diterima (accrued revenues)
2)Harta investasi (investment assets)
•Penanaman modal jangka panjang (lebih dari satu tahun)terhadap perusahaan lain.
3)Harta tetap berwujud (tangible fixed assets)
•Peralatan (equipment)
•Bangunan (building)
•Akumulasi penyusutan harta tetap (accumulated depreciation of fixed assets)
•Tanah (land)
4)Harta tetap tidak berwujud (intangible fixed assets)
•Goodwill
•Patent (patents)
•Hak cipta (copyrights)
•Hak monopoli suatu usaha (franchise)
•Merek dagang (trade mark)
5)Harta lain-lain ( the other assets)
→Harta tetap perusahaan yang belum/tidak digunakan dalam operasional perusahaan.
b.KEWAJIBAN/utang (liabilities)
1)Kewajiban lancer (current liabilities)
•Utang wesel (notes payable)
•Utang dagang (account payable)
•Beban yang masih harus dibayar (accrued expenses)
•Pendapatan yang diterima di miuka (un earned revenue)
2)Kewajiban jangka panjang (long term liabilities)
•Utang obligasi (bond payable)
•Utang hipotek (mortgage payable)
•Kredit investasi
3)Kewajiban lain-lain (other liabilities)
c.MODAL(capital)
2.AKUN NOMINAL(AKUN DALAM LAPORAN LABA/RUGI)
a.PENDAPATAN (income / revenue)
1)Pendapatan operasional (operating income)
•Pendapatan jasa (fees incomea)
•Penjualan barang dagangan (sales income)
2)Pendapatan lain-lain ( the other income)
•Pendapatan sewa (rent income)
•Penjualan aktiva tetap ( gain on sales of fixed assets)
b.BEBAN (expanses)
1)Beban operasional (operating expanses)
•Pembelian barang dagangan (purchases)
•Beban gaji (salaries expanses)
•Beban penyusutan gedung (depreciation of expanses building)
•Beban iklan (advertising expenses)
Beban macam-macam (miscellaneous expenses)
2)Beban lain-lain
•Beban bunga (interest expenses)
•Kerugian atas penjualan (loss on sales)
1.AKUN RIIL (AKUN DALAM NERACA)
a.HARTA /aktiva (asset)
1)Harta lancer (current asset)
•Kas (cash)
•Surat-surat berharga (marketable securities)
•Piutang wesel (notes receivable)
•Piutang usaha (account receivable
•Persediaan barang dagangan (merchandise inventory)
•Perlengkapan (supplies)
•Beban dibayar di muka (prepaid expenses)
•Pendapatan yang masih harus diterima (accrued revenues)
2)Harta investasi (investment assets)
•Penanaman modal jangka panjang (lebih dari satu tahun)terhadap perusahaan lain.
3)Harta tetap berwujud (tangible fixed assets)
•Peralatan (equipment)
•Bangunan (building)
•Akumulasi penyusutan harta tetap (accumulated depreciation of fixed assets)
•Tanah (land)
4)Harta tetap tidak berwujud (intangible fixed assets)
•Goodwill
•Patent (patents)
•Hak cipta (copyrights)
•Hak monopoli suatu usaha (franchise)
•Merek dagang (trade mark)
5)Harta lain-lain ( the other assets)
→Harta tetap perusahaan yang belum/tidak digunakan dalam operasional perusahaan.
b.KEWAJIBAN/utang (liabilities)
1)Kewajiban lancer (current liabilities)
•Utang wesel (notes payable)
•Utang dagang (account payable)
•Beban yang masih harus dibayar (accrued expenses)
•Pendapatan yang diterima di miuka (un earned revenue)
2)Kewajiban jangka panjang (long term liabilities)
•Utang obligasi (bond payable)
•Utang hipotek (mortgage payable)
•Kredit investasi
3)Kewajiban lain-lain (other liabilities)
c.MODAL(capital)
2.AKUN NOMINAL(AKUN DALAM LAPORAN LABA/RUGI)
a.PENDAPATAN (income / revenue)
1)Pendapatan operasional (operating income)
•Pendapatan jasa (fees incomea)
•Penjualan barang dagangan (sales income)
2)Pendapatan lain-lain ( the other income)
•Pendapatan sewa (rent income)
•Penjualan aktiva tetap ( gain on sales of fixed assets)
b.BEBAN (expanses)
1)Beban operasional (operating expanses)
•Pembelian barang dagangan (purchases)
•Beban gaji (salaries expanses)
•Beban penyusutan gedung (depreciation of expanses building)
•Beban iklan (advertising expenses)
Beban macam-macam (miscellaneous expenses)
2)Beban lain-lain
•Beban bunga (interest expenses)
•Kerugian atas penjualan (loss on sales)
Sabtu, 18 Juni 2011
pengertian pasar modal
Menurut Husnan (2003) adalah pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjual-belikan, baik dalam bentuk hutang maupun modal sendiri, baik yang diterbitkan oleh pemerintah, public authorities, maupun perusahaan swasta. Menurut Usman (1990:62), umumnya surat-surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal dapat dibedakan menjadi surat berharga bersifat hutang dan surat berharga yang bersifat pemilikan. Surat berharga yang bersifat hutang umumnya dikenal nama obligasi dan surat berharga yang bersifat pemilikan dikenal dengan nama saham. Lebih jauh dapat juga didefinisikan bahwa obligasi adalah bukti pengakuan hutang dari perusahaan, sedangkan saham adalah bukti penyertaan dari perusahaan.
Pengertian pasar modal secara umum adalah suatu sistem keuangan yang terorganisasi, termasuk didalamnya adalah bank-bank komersial dan semua lembaga perantara dibidang keuangan, serta keseluruhan surat-surat berharga yang beredar. Dalam arti sempit, pasar modal adalah suatu pasar (tempat, berupa gedung) yang disiapkan guna memperdagangkan saham-saham, obligasi-obligasi, dan jenis surat berharga lainnya dengan memakai jasa para perantara pedagang efek (Sunariyah, 2000 : 4). Dilihat dari pengertian akan pasar modal diatas, maka jelaslah bahwa pasar modal juga merupakan salah satu cara bagi perusahaan dalam mencari dana dengan menjual hak kepemilikkan perusahaan kepada masyarakat.
Pengertian pasar modal secara umum adalah suatu sistem keuangan yang terorganisasi, termasuk didalamnya adalah bank-bank komersial dan semua lembaga perantara dibidang keuangan, serta keseluruhan surat-surat berharga yang beredar. Dalam arti sempit, pasar modal adalah suatu pasar (tempat, berupa gedung) yang disiapkan guna memperdagangkan saham-saham, obligasi-obligasi, dan jenis surat berharga lainnya dengan memakai jasa para perantara pedagang efek (Sunariyah, 2000 : 4). Dilihat dari pengertian akan pasar modal diatas, maka jelaslah bahwa pasar modal juga merupakan salah satu cara bagi perusahaan dalam mencari dana dengan menjual hak kepemilikkan perusahaan kepada masyarakat.
Langganan:
Postingan (Atom)